Linux, Apache, MySQL, PHP atau biasa disingkat dengan nama LAMP, untuk apa itu? Mungkin bagi pemakai Windows anda mengenal dengan yang namanya XAMPP? XAMPP adalah program pada Windows untuk mengelola database MySQL dengan berbasiskan web dan sebagai web server untuk lokal domain/localhost. Kalau di Windows ada XAMPP maka di Linux ada LAMP (Linux, Apache, MySQL, PHP), untuk lebih jelasnya program ini hampir sama dengan XAMPP, hanya saja program ini khusus digunakan pada Linux.

Jadi untuk anda yang bingung ingin mengelola webserver dan database pada Linux anda tidak usah bingung, berikut akan saya paparkan mengenai cara installasi LAMP pada Linux Ubuntu. Linux Ubuntu yang penulis gunakan adalah Ubuntu 10.04, Untuk Ubuntu versi lain saya rasa caranyapun sama.


Berikut caranya:

    Note:
    PC, laptop harus terkoneksi dengan Internet, karena dalam proses installasi Ubuntu melakukan download repostory yang dibutuhkan.

1. Install apache terlebih dahulu
Buka terminal (Application- Accessories – Terminal), kemudian ketikkan perintah:
sudo apt-get install apache2

2. Install php 5

sudo apt-get install php5

3. Install MySQL server

sudo apt-get install mysql-server

4. Install MySQL database dan phpmyadmin

sudo apt-get install libapache2-mod-auth-mysql php5-mysql phpmyadmin

5. Restart service

sudo /etc/init.d/apache2 restart
sudo /etc/init.d/mysql restart

6. Cek localhost dan phpmyadmin pada browser

Ketik pada browser:

http://localhost/
http://localhost/phpmyadmin/


Isikan “root” untuk username dan kosongkan password

Jika domain lokal dan phpmyadmin sudah terbuka berarti LAMP sudah terinstall dan dapat dijalankan pada komputer anda.

Sekarang anda tinggal mencoba apakah PHP dan MySQl sudah terhubung dengan baik, caranya:

1. Buka terminal, ketikkan perintah:
vi /var/www/tes.php

2. Kemudian insert (SHIFT + I) dan ketikkan:

<?php
$connect=mysql_connect(“localhost”,”root”,””);
if($connect){
echo “sukses”;
}else{
echo “gagal”;
}
?>

Kemudian save

3. Buka browser dan ketikkan alamat:

http://localhost/tes.php

Jika tampil sukses berarti PHP dan MYSQL sudah terhubung dengan baik, jika gagal coba anda ulangi langkah-langkah diatas sekali lagi.