Linux Ubuntu telah selesai anda install, namun anda bingung apa yang harus anda lakukan untuk mengoperasikannya. Anda tidak usah bingung, sama halnya dengan Windows, pada saat anda selesai installasi Windows, anda juga pasti melakukan installasi program-program lain yang anda butuhkan, seperti Update Windows, Microsoft Office, Adobe, Antivirus, dan program-program lainnya.

Begitu juga pada Linux, setelah installasi selesai anda harus melakukakan langkah-langkah installasi dan beberapa pengaturan tertentu agar Linux yang anda gunakan optimal. Namun jangan anda berpikir Windows sama dengan Linux, anda 100% akan menggunakan program untuk Linux, bukan Windows, Berikut adalah hal penting yang harus anda lakukan setelah selesai installasi Linux Ubuntu.

Di sini penulis menggunakan Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.04.

1. Install Driver

Setelah anda selesai menginstall Ubuntu, terlebih dahulu anda cari driver-driver yang dibutuhkan pada komputer/laptop anda, seperti Driver Sound, VGA, Wireless, dll. Tapi jangan anda kira driver pada CD bawaan komputer/laptop anda akan berguna, karena driver itu dikhususkan untuk OS Windows.

Pada Linux anda dapat melakukan installasi driver anda dengan cara mendownload langsung melalui server Ubuntu, dengan cara memilih System – Administration – Hardware Drivers. Kemudian tunggu proses scan hardware driver anda sampai system selesai mendeteksi driver apa yang dibutuhkan komputer anda. Setelah selesai anda pilih driver yang anda butuhkan, dan pilih Install.

2. Ubah Link Software Source

Secara default alamat/link Software Source pada Linux Ubuntu yang anda gunakan adalah server Archive Ubuntu yang berada pada jaringan international/luar negeri, artinya jika anda melakukan download, update program Ubuntu, dll akan terasa lebih lama, oleh karena itu anda dapat mengubahnya menjadi link lokal, agar proses download dan update program Ubuntu anda lebih cepat.

Untuk mengubahnya anda tinggal pilih System – Administration – Software Sources, kemudian pada tab Ubuntu Software, pilih Download From : Other..

Kemudian akan tampil daftar negara-negera yang menyediakan server repository Ubuntu. Defaultnya server berada di negara US, di sini anda pilih negara Indonesia.

Kemudian anda pilih Select Best Server, untuk melihat server terbaik untuk lokasi tempat tinggal anda, dan tunggu sampai proses selesai

Setelah proses selesai maka akan terpilih alamat server terbaik Ubuntu, di sini penulis mendapatkan server repo.undip.ac.id terpilih menjadi server terbaik. Kemudian anda pilih Choose server

Lalu anda pilih Close, dan Reload, tunggu sampai proses update package selesai

Setelah selesai maka alamat server repo.undip.ac.id sudah menjadi alamat server repository anda, anda bisa memastikannya dengan melihat file sources.list pada directory /etc/apt/sources.list.

3. Ubah posisi Maximize, Minimize, dan Close Ke kanan

Defaultnya Ubuntu meletakkan posisi Maximize, Minimize, dan Close disebelah kiri, apabila anda tidak terbiasa dengan hal itu, anda bisa mengubah posisinya kesebelah kanan. Berikut caranya:

– Buka terminal, Applications – Accessories – Terminal
– Ketikkan perintah

    gconf-editor

– Maka akan tampil jendela Configuration Editor, kemudian masuk ke folder /apps/metacity/general/, lalu cari keyname button_layout, dan pilih Edit Key
– Ubah Value menjadi menu:minimize,maximize,close

– Pilih OK, kemudian lihat perubahannya.

Untuk cara mudahnya anda ketikkan perintah di bawah ini pada terminal

    gconftool -s /apps/metacity/general/button_layout -t string menu:minimize,maximize,close

Otomatis letak tombol pada file browser dan aplikasi anda langsung berpindah ke sebelah kanan.

4. Install Aplikasi Yang Dibutuhkan

Berikut adalah beberapa contoh aplikasi yang dipakai pada desktop Ubuntu penulis, yang mungkin juga anda butuhkan.

– Pemutar music
Audacious
Keterangan: Aplikasi pemutar musik ini sangat ringan, banyak plugin, penggunaan mudah, hampir sama dengan Winamp di Windows, jadi anda tidak perlu lama beradaptasi dengan program ini.
Installasi: Buka terminal, dan ketikkan sudo apt-get install audacious

– Pemutar Video
VLC Player
Keterangan: Pemutar video ini banyak memiliki codec, sehingga dapat memutar file-file video berformat apa saja, selain itu juga ringan dan penggunaanya yang mudah.
Installasi: sudo apt-get install vlc

– Browser
Google Chrome
Keterangan: Linux Ubuntu klop sekali dengan browser ini, itu menurut saya..hehe, kelebihannya yaitu ringan, penggunaan memory yang sedikit, dan sudah ditest sebagai browser yang tidak bisa ditembus hacker.
Installasi: sudo apt-get install google-chrome

– Aplikasi Chatting
Pidgin
Keterangan: Aplikasi ini hampir sama dengan aplikasi Yahoo Messanger pada Windows, hanya saja aplikasi ini tidak hanya untuk pengguna account yahoo, tapi bisa digunakan menggunakan account Facebook, MSN, Google, dll.
Installasi: sudo apt-get install pidgin

– Codec Multimedia
nama-paket:
ubuntu-restricted-extras
msttcorefonts
flashplugin-nonfree
non-free-codecs
libdvdcss2
gstreamer
sun-java6

Installasi: sudo apt-get install nama-paket, di sini anda install semua paketnya.

– Emulator Windows Software
Wine
Keterangan: Aplikasi ini seperti sebuah emulator yang dapat menjalankan sebagian program Windows di Linux.
Installasi: sudo apt-get install wine

– Aplikasi Download
Kget
Installasi: sudo apt-get install kget

– Pengolah gambar
Gimp
Installasi: sudo apt-get install gimp

– Aplikasi Screen Shoot
Shutter
Installasi: sudo apt-get install shutter

4 hal penting itulah yang menurut saya penting setelah selesai installasi Linux Ubuntu, apabila ada kekurangan silahkan anda sharing melalui komentar di bawah.

Semoga bermanfaat. 🙂