Pada saat browsing peran DNS Server sangat penting, karena fungsi utama DNS server yaitu melakukan resolve semua alamat/URL yang kita request dan menyampaikannya ke server yang bersangkutan kemudian server yang bersangkutan merespon dan sampailah data yang kita request tampil di browser.

Saat ini pengguna layanan internet semakin banyak dengan menggunakan layanan ISP yang terpercaya, namun ada kalanya koneksi anda terganggu karena beban dari DNS server ISP yang digunakan terlalu besar atau sedang bermasalah, sehingga saat anda request alamat tertentu, DNS lama meresolve alamat tersebut sehingga alamat yang anda request lama atau bahkan tidak bisa dibuka.

Dalam hal ini anda harus menanyakan permasalahan yang anda alami ke help desk ISP anda dan mancari solusinya. Atau untuk memastikan sendiri, anda gunakan cara lain, yaitu dengan menggunakan alamat alternate DNS lain yang tidak bermasalah. Tapi apakah anda tahu alamat DNS server mana yang cukup baik untuk internet anda?

Anda bisa mencari tahu alamat alternate DNS Server sesuai dengan ISP anda di internet, dari beberapa alamat DNS tersebut anda bisa mencoba alamat DNS tersebut satu-persatu. :), pasti akan makan waktu yang lama.

Berikut ini adalah aplikasi dari www.grc.com, yaitu DNS Benchmark, aplikasi ini bekerja untuk mencari alamat-alamat DNS server yang tersambung melalui ISP anda, kemudian membandingkan semua DNS yang terdeteksi untuk mencari DNS mana yang tercepat.

Cara menggunakan aplikasi ini yaitu:

1. Download DNS Benchmark di sini

2. Setelah selesai download, buka DNS Benchmark dan pilih Nameservers, kemudian tunggu sampai proses pencarian DNS selesai

3. Setelah selesai anda pilih Run Benchmark, dan tunggu sampai proses selesai

4. Setelah selesai, di sini anda bisa melihat daftar-daftar DNS server yang bisa dipakai. Untuk melihat detailnya anda bisa melihat pada menu tab yang ada di bawah:

Name : Untuk mengetahui nama DNS server

Owner: Untuk mengetahui pemilik DNS server

Status: Untuk mengetahui apakah alamat DNS tersebut dapat digunakan atau tidak, karena ada beberapa alamat DNS server yang tidak bisa digunakan karena keterbatasan hak akses

Response Time: Untuk mengetahui tingkat kecepatan dalam merespon request yang dilakukan. Di sini ada 3 warna bar yang jadi patokan, yaitu warna merah, biru dan hijau.

  • Warna Merah : Kecepatan dalam meresolve alamat yang ada pada cache DNS server. Artinya setiap ada alamat yang pernah dikunjungi user, maka alamat tersebut disimpan dalam cache DNS server tersebut, sehingga ketika user memanggil alamat yang sama, DNS server hanya memberi alamat yang ada di dalam cache dan tidak perlu lagi memanggil server dari alamat yang bersangkutan.
  • Warna Hijau : Kecepatan dalam meresolve alamat yang tidak dicache, ini berarti DNS menghubungi alamat server yang bersangkutan.
  • Warna Biru : Kecepatan dalam mengakses alamat domain .com, service ini ditujukan untuk pemanggilan alamat top level domain [dot]com.

Dari data di atas, terkumpullah list-list alamat DNS Server berdasarkan kecepatannya, dan DNS server dengan alamat 8.8.8.8 milik Google yang menjadi DNS tercepat.

Apabila anda ingin membandingkan alamat DNS server lain yang anda ketahui, tetapi tidak terdeteksi dengan DNS Benchmark, anda bisa mengisi manual alamat DNS server tersebut dan membandingkannya, dengan cara memilih Add/Remove, lalu akan tampil seperti di bawah ini

Kemudian anda tinggal mengisi alamat DNS lalu pilih Run Benchmark untuk melihat perbandingannya. Dengan aplikasi ini anda juga bisa menambahkan dan menyimpan list alamat DNS server dalam komputer anda. Selain dapat berjalan di Windows aplikasi ini juga dapat berjalan di Linux dengan menggunakan aplikasi Wine. :)